Implementasi penggunaan OS Linux berawal dari maraknya Virus yang terus mengganggu aktivitas kegiatan di semua bagian sekitar tahun 2009. Awalnya mengenai beberapa PC setelah di bersihkan dengan antivirus beberapa saat terkendali dan selanjutnya terinfeksi lagi yang sumbernya dari virus yang tersimpan baik di Flash disk atau dari peralatan penyimpanan lain.
Hal ini terus menerus terjadi pada OS Windows dan langkah awalnya di pasang Anti virus berbayar pada satu PC untuk untuk uji coba.
Permasalahan baru muncul dimana setiap saat kita harus meng update Anti virus tersebut untuk mengantisipasi virus baru dan yang lebih menyakitkan setiap tahun harus membayar untuk penggunaan anti virus tersebut yang kadang sering ter lewatkan sehingga pekerjaan terganggu.
ALASAN IMPLEMENTASI OS LINUX
Hasil dari Googling penulis berinisiatif mengganti OS Linux pada semua PC yang memungkinkan sejumlah 8 unit.Penulis mencoba beberapa OS linux yang akhirnya jatuh pilihan pada LInux Mint dengan alasan
- Kebal terhadap virus yang mengganggu
- Bersifat freeware (tidak berbayar) legal pengguna tidak melanggar UU HAKI
- Di support secara continue selama 5 tahun untuk versi LTS (Long Term Support)
- Penggunaannya tidak berbeda jauh dengan OS Windows yang selama ini digunakan.
- Menghilangkan biaya pengadaan OS windows ( biaya berkisar 1-3 jt/PC)
- menghilangkan biaya pengadaan software aplikasi microsoft Office(biaya berkisar 600rb s/d 2 jt) dengan menggunakan Libre Office (bersifat freeware)
- Menghilangkan biaya pengadaan Anti virus setiap tahun ( biaya berkisar 100rb-300rb/tahun)
- Efisiean kerja Penulis ( tidak di sibukkan mengurus PC yang terinfeksi Virus)
TAHAPAN IMPLEMENTASI OS LINUX
Tantangan utama saat implementasi adanya ke engganan pengguna menyesuaikan dengan transisi ini.
Untuk itu penulis melakukan tahapan sebagai berikut
- Bulan pertama penulis Mengintal aplikasi Libre Office pada semua PC Windows dan mewajibkan pengguna menggunakan aplikasi ini, bila ada kesulitan masih dapat menggunakan aplikasi Microsoft Office selama 1 bulan untuk bulan berikutnya aplikasi Microsoft Office penulis Uninstall (sudah tidak bisa digunakan lagi)
- Bulan ke dua penulis mengintal OS Linux secara dual boot ( menggunakan OS Linux dan masih ada OS Windows). Pengguna diwajibkan menggunakan OS Linux untuk aktifitas selanjutnya dengan bimbingan penulis. Dengan tujuan bila masih ada kesulitan pengguna masih dapat kembali menggunakan OS Windows sambil menunggu penulis mengarahkan penggunaan OS Linux bila penulis tidak ada ditempat.
- Bulan ke tiga OS Windows penulis hapus dan hanya menggunakan OS Linux. Sampai tahap ini ternyata pengguna sudah familier dengan OS Linux
KEUNTUNGAN IMPLEMENTASI OS LINUX
KEUNTUNGAN BIAYA
BIAYA PENGGUNAAN OS WINDOWS
| ||||
TAHUN KE
|
BIAYA
|
Total
| ||
OS
|
Office
|
Anti virus
| ||
1
|
Rp1.000.000
|
Rp600.000
|
Rp250.000
|
Rp1.850.000
|
2
|
Rp250.000
|
Rp250.000
| ||
3
|
Rp250.000
|
Rp250.000
| ||
4
|
Rp250.000
|
Rp250.000
| ||
5
|
Rp250.000
|
Rp250.000
| ||
dst
|
Rp250.000
| |||
TOTAL UNTUK 5 THN /PC
|
Rp2.850.000
| |||
BIAYA PENGGUNAAN OS LINUX
| ||||
TAHUN KE
|
BIAYA
|
Total
| ||
OS
|
Office
|
Anti virus
| ||
1
|
Rp0
|
Rp0
|
Rp0
|
Rp0
|
2
|
Rp0
|
Rp0
| ||
3
|
Rp0
|
Rp0
| ||
4
|
Rp0
|
Rp0
| ||
5
|
Rp0
|
Rp0
| ||
dst
|
Rp0
| |||
TOTAL UNTUK 5 THN /PC
|
Rp0
| |||
EFFISIENSI AKTIFITAS
| |
Windows OS
|
Linux OS
|
-Update Virus setiap saat
|
Tidak ada update virus
|
-Update Antivirus setiap tahun
|
Tidak ada update Anti virus
|
KESIMPULAN
- Perhitungan effisiensi biaya untuk 8 PC selama 5 tahun Rp2.850.000 x 5 = Rp 22.800.000 (Duapuluh dua juta delapanratus ribu rupiah) sedangkan menggunakan OS Linux tanpa biaya
- Penulis tidak disibukkan lagi menangani virus.
- Produktifitas kerja pengguna menjadi lebih baik krena aktifitasnya tidak terganggu virus.
- Implementasi ini dapat berjalan lancar karena adanya kerjasama yang baik antara pengguna dan penulis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar